Senin, 24 Februari 2020

Ma'ruf Soroti Pembiayaan Riset: RI Didominasi Pemerintah, Negara Lain Swasta


Ma'ruf Soroti Pembiayaan Riset: RI Didominasi Pemerintah, Negara Lain Swasta

Dwi Andayani - detikNews
Senin, 24 Feb 2020 13:35 WIB
Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyoroti perkembangan riset dan teknologi di Indonesia yang masih rendah. Dia mengatakan, rendahnya perkembangan riset dan teknologi itu lantaran inovasi di Indonesia juga masih rendah.
"Menurut laporan GII (Global lnnovation Index) tahun 2019, Indonesia berada peringkat ke-85 dari 129 negara di dunia dan peringkat kedua terendah di di ASEAN. Indikator terburuk adalah lemahnya institusi," kata Ma'ruf dalam sambutannya di pembukaan rapat kerja BPPT, di Kantor BPPT, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2020).
Tak hanya inovasi yang masih rendah. Ma'ruf mengatakan jumlah peneliti di Indonesia pun masih rendah dibanding negara tetangga seperti Vietnam.
"Selain itu, jumlah peneliti Indonesia hanya 89 orang per juta penduduk, dibandingkan dengan Vietnam jumlah peneliti 673 per juta penduduk," ujarnya.
Padahal, kata Ma'ruf, alokasi anggaran untuk penelitian dan pengembangan riset dan teknologi di Indonesia cukup tinggi dibandingkan Filipina dan Vietnam.

"Menurut Global lnnovation Index (GII) tahun 2018, dari sisi anggaran penelitian dan pengembangan, alokasi anggaran Indonesia sekitar Rp 27triliun, lebih besar dibanding Filipina sekitar Rp 12triliun dan Vietnam sekitar Rp 24 triliun," kata Ma'ruf.
Lebih lanjut, Ma'ruf pun menyoroti asal pembiayaan tersebut. Dia mengatakan, anggaran untuk penelitian dan pengembangan riset dan teknologi di Indonesia justru didominasi oleh pemerintah. Hal itu, kata Ma'ruf berbeda dengan negara-negara di ASEAN yang pembiayaannya didominasi swasta.

"Di Indonesia, alokasi terbesar didominasi pembiayaannya oleh Pemerintah, sedangkan di negara ASEAN didominasi oleh industri," pungkas dia.

Berita ini di tulis oleh : Mohammad Gilang Aditya, Mohammad agisna,Ridwan Lesmana

Kelas :xll IPS 2
Portofolio kelompok

Minggu, 16 Februari 2020

PENGARUH KEMAJUAN IPTEK TERHADAP NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA TERLENGKAP.



Pengaruh Kemajuan Iptek Terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia





1. Pengaruh Positif Dan Negatif Kemajuan Iptek Bagi Kehidupan Bermasyarakat Berbangsa Dan Bernegara

   
  a. Aspek Politik
  • Positif
  1. Memberikan dorongan yang besar bagi konsolidasi demokrasi di banyak negara.
  2. Meningkatnya hubungan diplomatik antar negara.
  3. Kerjasama antar negara jadi lebih cepat dan mudah.
  4. Menegakan nilai-nilai demokrasi.
  5. Memperluas dan meningkatkan hubungan dan kerja sama Internasional
  6. Partisipasi aktif dalam percaturan politik untuk menuju perdamaian dunia.
  7. Adanya peranan besar masyarakat dalam pengembangan pemerintah. Contohnya dengan e-government maka hal ini bisa tercapai. Bayangkan saja jika ada anggota DPR yang dapat berinteraksi dengan rakyat yang telah memilihnya, kegiatan tanya jawab, melakukan voting, saran dan kritik akan dapat tersalurkan dengan cepat, langsung, dan nyaman.
  8. Kegiatan komunikasi untuk keperluan politik dengan menggunakan teknologi informasi menyebabkan sampainya berita lebih cepat, dilakukan secara efisien, dan nyaman. Misalnya jika ada masyarakat yang ingin mengajukan pendapatnya ke wakil rakyat maka cukup dengan menggunakan e-mail surat dapat sampai dengan segera.
  • Negatif
  1. Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan.
  2. Timbulnya gelombang demokratisasi (dambaan akan kebebasan).
  3. Adanya ancaman disintegrasi bangsa dan negara yang akan menggoyahkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  4. Semakin meningkatnya nilai-nilai politik individu, kelompok, oposisi, diktator mayoritas atau tirani minoritas.
  5. Timbulnya fanatisme rasial, etnis, dan agama dalam forum & organisasi
  6. Timbulnya unjuk rasa yang semakin berani dan terkadang mengabaikan kepentingan umum.
  7. Adanya konspirasi internasional, yaitu pertentangan kekuasaan dan percaturan politik.
  8. Internasional selalu mengarah kepada persekongkolan.
  9. Lunturnya nilai-nilai politik yang berdasarkan semangat kekeluargaan, musyawarah mufakat, dan gotong royong.

  b. Aspek Ekonomi
  • Positif
  1. Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi.
  2. Pertumbuhan ekonomi akan semakin tinggi.
  3. Persaingan dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan pengetahuan yang dimiliki.
  4. Semakin maraknya penggunaan TIK akan semakin membuka lapangan pekerjaan.
  5. Dengan fasilitas pemasangan iklan di internet pada situs-situs tertentu akan mempermudah kegiatan promosi dan pemasaran suatu produk.
  6. Perusahaan dapat menjangkau pasar lebih luas, karena pembeli yang mengakses internet tidak dibatasi tempat dan waktu.
  7. Perusahaan tidak perlu membuka cabang distribusi.
  8. Pengeluaran lebih sedikit, karena pegawai tidak banyak.
  9. Harga barang lebih murah, karena biaya operasionalnya murah.
  10. Bisnis yang berbasis TIK atau yang biasa disebut e-commerce dapat mempermudah transaksi-transaksi bisnis suatu perusahaan atau perorangan.
  11. Pemanfaatan teknologi untuk membuat layanan baru dalam perekonomian dan bisnis antara lain internet banking, SMS banking, dan e-commerce.
  • Negatif
  1. Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan.
  2. Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang bermental instant.
  3. Adanya aksi tipu menipu dalam proses jual beli online yang dapat merugikan beberapa pihak;
  4. Dengan jaringan yang tersedia seperti yang terdapat pada beberapa situs yang menyediakan perjudian secara online, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya.
  5. Resistensi Membeli Secara Online. Bagi orang awam yang belum pernah bertransaksi secara online, akan merasa janggal ketika harus bertransaksi tanpa bertatap muka atau melihat penjualnya. Belum lagi ketakutan bila pembayaran tak terkirim atau tak diterima. Atau barang tak dikirim, atau bahkan barang dikirim tetapi tak diterima.
 c. Aspek Sosial Budaya
  • Positif
  1. Kemajuan teknologi komunikasi yang cepat dapat mempermudah komunikasi antar manusia dari suatu tempat ke tempat yang lain.
  2. Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat.
  3. Informasi yang ada di masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh masyarakat.
  4. Mempermudah seseorang di suatu Negara mengetahui berbagai macam budaya yang ada di belahan bumi yang lain.
  5. Mempermudah adanya pertukaran pelajar antar negara.
  6. Mempermudah pendistribusian karya-karya anak bangsa seperti musik, filmfashion maupun furnitureke Negara-negara tetangga maupun Negara-negara berbeda benua yang mana akan memperkuat identitas Negara serta membuat Negara semakin dikenal oleh dunia.
  • Negatif
  1. Dengan makin pesatnya komunikasi membuat bentuk komunikasi berubah,yang asalnya face to face menjadi tidak. Hal ini dapat menyebabkan komunikasi hampa.
  2. Seseorang yang terus-menerus bergaul dengan komputer akan cenderung menjadi seseorang yang individualis.
  3. Dengan pesatnya teknologi informasi, baik internet maupun media lainnya,membuat peluang masuknya hal-hal yang berbau pornografi,pornoaksi,maupun kekerasan makin mudah.
  4. Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi "kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani.
  5. Mempercepat perubahan pola kehidupan bangsa.
  6. Membuat sikap menutup diri dan berpikir sempit.
  7. Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau barat.
  8. Lenyapnya identitas kultural nasional dan lokal.
  9. Kehilangan arah sebagai bangsa yang memiliki jati diri.
  10. Hilangnya semangat nasionalisme dan patriotism.
  11. Cenderung pragmatisme dan maunya serba instant.
 d. Aspek hukum, pertahanan, dan keamanan
  • Positif
       1.    Dari sisi komandan, teknologi informasi dapat mempercepat penyampaian informasi sehingga dapat mempercepat pengambilan keputusan.
2.    Dari sisi pasukan, teknologi informasi membantu pasukan untuk memperoleh informasi pada waktu dan tempat yang tepat sehingga pasukan menjadi lebih fleksibel dalam bergerak.
3.      Meningkatkan kualitas pemilihan strategi dengan Decision Support System.
4.   Peningkatan akurasi dan keandalan teknologi persenjataan dengan rekayasa hardware dan software.
5.  Pemerolehan personel militer yang mumpuni yaitu dengan rekrutmen berbasis teknologi informasi.
6.  Dengan penguasaan pengetahuan yang disebabkan oleh kemajuan dalam bidang teknologi informasi, musuh dapat dibuat bertekuk lutut melalui sarana yang berupa teknologi komputer. Sebagai contoh, penggunaan program kecerdasan buatan untuk mensimulasikan formasi dan kekuatan musuh memungkinkan serangan menjadi efektif dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi.
7.     Teknologi informasi dapat mempercepat penyampaian informasi sehingga dapat mempercepat pengambilan keputusan.
8.    Penggunaan program kecerdasan buatan untuk mensimulasikan formasi dan kekuatan musuh memungkinkan serangan menjadi efektif dengan tingkat keberhasilan yang cukup tinggi.
9.  Mencegah terjadinya  serangan-serangan dari pihak-pihak yang ingin memecah kesatuan Indonesia dan memecah belah yang menjadi perbedaan dalam kehidupan bernegara dengan media informasi, contohnya internet.
Negatif
  1. Penyalahgunaan satelit oleh para teroris  seperti melacak kondisi tempat mereka akan melakukan kejahatan.
  2.  Melalui media internet, pelaku teroris dapat berkomunikasi dengan sesama teroris maupun untuk mencari pengikut.
  3.  Munculnya perang informasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi, karena sifat penggunaan sistem secara bersama.
  4.  Berkaitan dengan teknologi senjata pemusnah massal (Weapon of Mass Destruction / WMD) seperti senjata nuklir dan senjata biologi, dikhawatirkan akan menjadi ancaman terbesar bagi suatu negara bila digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

e. Aspek Pendidikan
  • Positif
  1. Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat Pendidikan. Seperti jaringan Internet,yang dapat menunjang proses belajar mengajar yang berlagsung.
  2. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan Teknologi terciptalah metode-metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi tersebut dengan bantuan Teknologi bisa dibuat abstrak, dan dapat dipahami secara mudah oleh siswa.
  3.  Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Selama ini, proses pembelajaran yang kita kenal yaitu adanya pembelajaran yang disampaikan hanya dengan tatap muka langsung, namun dengan adanya kemajuan teknologi, proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa juga  menggunakan jasa pos Internet dan lain-lain.
  4. Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian yang menggunakan pemamfaatan teknologi. Dulu, ketika orang melakukan sebuah penelitian, maka untuk melakukan analisis terhadap data yang sudah diperoleh harus dianalisis dan dihitung secara manual. Namun setelah adanya perkembangan IPTEK, semua tugasnya yang dulunya dikerjakan dengan manual dan membutuhkan waktu yang cukup lama, menjadi sesuatu yang mudah untuk dikerjakan, yaitu dengan menggunakan media teknologi, seperti komputer, yang dapat mengolah data dengan memamfaatkan berbagai program yang telah di installkan.
  5. Pemenuhan  kebutuhan akan fasilitas pendidikan dapat dipenuhi dengan cepat. Dalam bidang pendidikan tentu banyak hal dan bahan yang harus dipersiapkan, salah satu contoh, yaitu ; Penggandaan soal Ujian, dengan adanya mesin foto copy, untuk memenuhi kebutuhan akan jumlah soal yang banyak tentu membutuhkan  waktu yang lama untuk mengerjakannya kalau dilakukan secara manual. Tapi dengan perkembangan teknologi semuanya itu dapat dilakukan hanya dalam waktu yang singkat.

  • Negatif
  1.  Siswa menjadi malas belajar dengan adanya peralatan yang seharusnya dapat memudahkan siswa dalam belajar, seperti laptop dengan jaringan internet, ini malah sering membuat siswa menjadi malas belajar, terkadang banyak diantara mereka yang menghabiskan waktunya untuk internetan yang hanya mendatangkan kesenangan semata, seperti  ; Facebook, Chating, Frienster dan lain-lain, yang semuanya itu tentu akan berpengaruh terhadap minat belajar siswa.
  2. Terjadinya Pelanggaran Asusila,Sering kita dengar di berita-berita, dimana terjadi pelaku pelanggaran asusila dilakukan oleh seorang pelajar terhadap pelajar lainnya, seperti terjadinya tawuran antar pelajar, terjadi priseks, pemerkosaan siswi dan lain-lain.
  3. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran, sehingga membuat siswa menjadi malas.Dengan adanya fasilitas yang dapat digunakan dengan mudah dalam proses pembelajaran, ini terkadang sering membuat siswa dan mahasiswa menjadi malas dan merasa lebih dimanjakan, misalnya ketika siswa diberi tugas untuk membuat makalah, maka mereka merasa tidak perlu pusing-pusing, karena cukup mencari bahan lewat Internet dan mengkopy paste karya orang lain, sehingga siswa menjadi malas berusaha dan belajar.
  4. Adanya penyalahgunaan system pengolah data yang menggunakan Teknologi.Dengan adanya pengolahan data dengan system Teknologi, sering kali kita temukan adanya terjadi kecurangan dalam melakukan analisis data hasil penelitian yang dilakukan oleh siswa dan bahkan mahasiswa, ini mereka lakukan untuk mempermudah kepentingan pribadi, dengan mengabaikan hasil penelitian yang dilakukan.


f. Aspek Kesehatan

  • Positif
  1. Ditemukannya mikroskop, sinar-X, antibiotik, obat-obat bius, transplantasi vaksinasi bidang kedokteran dan pengobatan dalam rangka peningkatan kesehatan masyarakat telah maju dengan pesat. Penemuandalam bidang-bidang tersebut telah membebaskan manusia dari bahaya maut, akibat penyebaran wabah penyakit yang mengerikan seperti cacar, typus, malaria, TBC, tumor, kanker, dan lain-lain.
  2. Ditemukannya alat-alat pengganti organ tubuh manusia yang telah rusak. Misalnya mata (baik mata buatan maupun donor mata), ginjal dan jantung.
  3. Diketemukannya keahlian dalam bidang operasi plastik, sehingga hidung yang pesek dapat menjadi mancung, dan lain-lain.
  4. Diketemukannya tata menu makan setiap hari. Dengan diketemukannya cara ini, sebagian besar masyarakat telah mengatur menu makan dengan zatvitamin sehingga dapat memperlambat keausan setiap organ tubuh manusia dengan begitu akan memberi kesempatan untuk lebih lama.
  5. Diketemukannya peralatan untuk mengolah sampah dan limbah sehingga sampah dan limbah tidak lagi mengganggu kelangsungan hidup manusia.
  • Negatif
  1. Kalau masyarakat tidak di ajarkan kesehatan masyarakat akan kesulitan hidup dgn pola hidup bersih dan sehat
  2. Penyakit merajalela
  3. Lingkungan menjadi kotor karena ulah masyarakat yg tidak tau kesehatan
g. Aspek Transportasi
  • Positif
1. Tingkat kenyamanan saat berkendara semakin tinggi

2. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan semakin cepat

3. Ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mudah diperoleh

4. Mempermudah akses untuk memenuhi kebutuhan
  • Negatif
1. Menyebabkan polusi udara

2. Menimbulkan Perilaku Konsumtif 

3. Membuat Ketergantungan Dan Kecanduan Terhadap Teknologi

4. Menyebabkan Kemacetan Di Jalan Raya




    d     Dapat disimpulkan bahwa pengaruh IPTEK dalam beberapa bidang kehidupan tergantung dari kemampuan  individu dalam menilai dampak yang ditimbulkan pada dirinya sendiri maupun dalam masyarakat. Jika seseorang dapat mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi dengan sebaik- baiknya, maka bangsa ini akan menjadi bangsa yang maju dan berdasarkan aturan dan moral yang seharusnya. Di era globalisasi, perlu adanya kecepatan, ketepatan, dan keakuratan informasi dalam persaingan global. Oleh karena itu dibutuhkan penguasaan dibidang IPTEK, agar masyarakat tidak tertinggal dengan laju perkembangan zaman. Dengan pesatnya perkembangan di bidang IPTEK dapat membantu masyarakat dalam memperoleh informasi dengan cepat dan mudah. Selain itu dapat mempercepat pelayanan publik, meningkatkan kegiatan perekonomian dan mempermudah sektor pendidikan dalam proses pembelajaran. Adanya IPTEK juga akan mengintegrasi antar sistem yang dapat meminimalisir manipulasi data, penggandaan, dan bentuk kejahatan lainnya. Penggunaan IPTEK juga meminimalisir penggunaan kertas yang kurang ramah lingkungan.